Aku masih tenggelam dengan asaku, yang seakan kepanjangan tangan naluriku membedah kenyataan bahwa segala yang aku lakukan adalah cerminan dari hati dan jiwaku.
Aku masih yakin, kepura-puraan itu bisa menjadi sempurna. Walau kepura-puraan bisa menjadikan seluruh badan ini termakan ego.
Hilang kenikmatan dari semua nilai-nilai yang dinamakan ketenangan.
Pura-pura cuma bualan. Sifat dasar sebuah kemunduran. Pemakan nilai-nilai kejujuran.
Karena kejujuran adalah inti dari hidup. Penolong kehidupan.
Ah, semakin bingung saja aku.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar